Hari Ini:23 February, 2021

Rip Current: Arus Pantai Mematikan di Balik Misteri Nyi Roro Kidul

Pejuang Prestasi, kalian pasti udah pernah dengar tentang misteri Pantai Selatan yang sampai saat ini telah menelan banyak korban, kan? Nah, di kalangan masyarakat, misteri tersebut sering dihubungkan dengan sosok Nyi Roro Kidul yang dikenal sebagai Ratu Pantai Selatan. Menurut mitos, kita tidak boleh memakai baju hijau saat mengunjungi pantai selatan jawa, karena mereka yang mengenakan pakaian hijau bisa hanyut ditelan ombak karena diculik oleh Nyi Roro Kidul untuk dijadikan sebagai  pengikutnya.

Sebenarnya ada penjelasan ilmiahnya tentang mitos ini, loh! Kali ini kita akan membahas tentang rip current yang sebenarnya merupakan penjelasan ilmiah dari misteri ini.

Menurut BMKG, rip current adalah arus kuat dari air laut yang bergerak menjauh dari pantai. Arus tersebut bahkan dapat menyapu perenang terkuat sekalipun ke laut lepas. Rip current disebabkan oleh adanya pertemuan ombak yang sejajar dengan garis pantai sehingga menyebabkan terjadinya arus balik dengan kecepatan arus yang tinggi. Kecepatan arusnya bervariasi tergantung pada kondisi gelombang, pasang surut, dan bentuk pantai. Rip current yang telah diukur kecepatannya dapat melebihi 2m/detik.

Penyebab utama timbulnya arus pecah adalah arah datang gelombang dan morfologi pantai. Apabila gelombang datang membentuk sudut dan mengarah pada satu titik, maka ada kemungkinan timbulnya arus pecah. Morfologi pantai dengan bentuk pantai cekung ataupun adanya celah antara dua gosong (penumpukan sedimen di dasar laut) bisa menimbulkan terbentuknya arus pecah juga. Besarnya kecepatan arus pecah bergantung pada tinggi dan kecepatan gelombang yang datang, di mana hal tersebut dipengaruhi oleh kecepatan angin dan bentuk dasar perairan.

Rip current dapat terlihat jelas jika dilihat dari ketinggian. Apabila dari pantai, kita bisa mengenali ciri-cirinya dari bentuk gelombang pecah yang terbentuk, aliran sedimen atau sampah laut (rumput laut, ganggang, lamun) yang mengapung di pesisir, dan bentuk pantainya itu sendiri. Perairan yang terdapat rip current biasanya terlihat lebih tenang, berwarna lebih gelap, dan banyak sampah laut yang mengambang menjauhi pantai. Warna lebih gelap ini disebabkan karena arus rip current sangat kuat dan arus balik ini umumnya membawa material pantai sehingga warnanya cenderung lebih keruh.

Mitos yang banyak beredar dan dipercaya banyak orang adalah kalau rip current itu menyeret orang ke dasar laut, kenyataannya arus pecah ini mendorong kita ke lepas pantai, bukan ke bawah air. Oleh karena itu, kita masih bisa tetap bertahan di permukaan asalkan memahami beberapa trik meloloskan diri dari rip current.

  • Berusaha tetap tenang, jangan panik dan jangan berusaha berenang melawan arus ini untuk kembali ke tepi pantai
  • Kalau kalian adalah perenang yang tangguh, cobalah berenang kearah kiri atau kanan dari rip current ini agar tidak terseret lebih jauh baru setelah lepas dari arus ini, kembalilah berenang ke tepi pantai
  • Nah, jika tidak punya banyak sisa tenaga atau tidak sempat melepaskan diri dari rip current ini, ikuti saja arusnya sampai tiba di kepala arus yang sudah melemah. Selama mengikuti arus, berusahalah untuk tetap mengapung dengan posisi telentang
  • Selanjutnya, barulah kamu mencoba berenang secara paralel ke kiri atau kanan sembari menumpang gelombang yang menuju ke arah pantai untuk menghemat tenaga. Lambaikan tangan untuk memberi sinyal pada penjaga pantai. Mereka pasti waspada akan tanda-tanda keberadaanmu begitu mengetahui kalau ada seseorang yang terseret ke tengah laut.

Nah, itu dia pembahasan singkat mengenai rip current yang menjadi penjelasan ilmiah atas mitos Ratu Pantai Selatan. Satu lagi, alasan mengapa ada mitos untuk jangan berenang memakai pakaian berwarna hijau adalah karena warna hijau mirip dengan warna laut sehingga akan sulit bagi tim SAR untuk melakukan pemantauan maupun pencarian.

Penulis: Mega Syahrani
Editor: Putri Indy Shafarina

Referensi:
https://oceanpulse.id/rip-current/
https://www.treehugger.com/tips-about-rip-currents-that-could-save-your-life-4868236
https://www.merdeka.com/peristiwa/tidak-boleh-pakai-baju-hijau-di-laut-selatan-mitos-atau-fakta.html

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan Akses Artikel Exclusive Lebih Dulu

Dapatkan Akses Artikel Exclusive Lebih Dulu

Mari bergabung bersama ribuan pembaca Ilumina dengan mendaftarkan alamat email kamu. Ssst.. Gratis, hanya buat kamu!

Langkah yang tepat! Kamu telah membuka jendela untuk melihat dunia dengan lebih baik!