Hari Ini:23 February, 2021

Planet Selain Bumi, Apa Mungkin Layak Huni?

Halo, Pejuang Prestasi! Kali ini kita akan membahas topik yang berkaitan astronomi. Sesuai dengan judulnya, topik astronomi yang dibahas kali ini adalah mengenai planet lain yang bisa dihuni oleh manusia. Kalian pasti sering bertanya-tanya, apakah mungkin manusia tinggal di luar angkasa? Apakah mungkin kita tinggal di planet lain selain Bumi? Kalau bisa tinggal di planet lain, pasti seru ya? Eitss, tidak semudah itu! Kenyataannya, ada banyak sekali hal yang perlu dipertimbangkan agar sebuah planet dapat dikatakan layak huni oleh manusia.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh NASA dan dibantu oleh seluruh lembaga penelitian astronomi di dunia, kita berhasil menyusun daftar planet yang berkemungkinan layak dihuni oleh manusia. Penlitian mengenai planet layak huni ini telah dilakukan sejak dekade lalu dan berangsur-angsur membuahkan hasil. Saat ini, telah diketahui terdapat 48 planet yang dimasukkan ke dalam daftar planet berkemungkinan layak huni. Empat puluh delapan planet ini terbagi menjadi dua kategori, yaitu 19 planet yang berada di dalam conservative habitable zone dan 29 planet yang berada di dalam optimistic habitable zone.

Apa itu habitable zone? Habitable zone atau lengkapnya circumstellar habitable zone adalah adalah kisaran orbit di sekitar bintang dengan permukaan planet dapat mendukung air cair yang diberikan tekanan atmosfer yang cukup. Contohnya, tata surya yang kita tempati saat ini merupakan circumstellar habitable zone dengan matahari sebagai bintangnya. Semua planet yang berkemungkinan layak huni terdapat berada di dalam circumstellar habitable Zone karena agar sebuah planet dapat dihuni pasti membutuhkan sumber energi yang besar, terutama sumber energi panas. Perbedaan dari conservative habitable zone dan optimistic habitable zone adalah conservative habitable zone merupakan jarak terbaik bagi sebuah planet dari bintang agar memiliki karakteristik yang cocok untuk layak dihuni. Disebut jarak terbaik karena planet pada conservative habitable zone memiliki suhu yang sedang dan radiasi panas yang tidak berbahaya. Sementara itu, optimistic habitable zone merupakan wilayah lebih besar yang melingkupi conservative habitable zone.  Optimistic habitable zone bisa dikatakan cukup aman untuk dihuni, namun membutuhkan lebih banyak pertimbangan lain dibandingkan dengan conservative habitable zone. Penentuan karakteristik conservative dan optimistic ini tentu merujuk pada kondisi jarak dan karakteristik Bumi ke matahari.

Contoh planet-planet yang berkemungkinan layak huni adalah Planet Kepler-442b, Kepler-452b, TOI-700d, TRAPPIST-1d, Proxima Centauri b, dan masih banyak lagi. Hal yang disayangkan dari planet-planet ini adalah jarak mereka sangat jauh dari Bumi. Planet yang terdekat dalam daftar adalah Proxima Centauri b dengan jarak 4,243 tahun cahaya. Perlu diketahui bahwa 1 tahun cahaya adalah jarak yang ditempuh cahaya selama 1 tahun dengan kecepatannya. Kecepatan cahaya adalah 300.000.000 m/s, maka jika kita ubah satuan tahun ke detik sama saja dengan 300.000.000 m/s x 365 hari x 24 jam x 3600 detik, dan hasilnya adalah 9,46 x 1015 meter. Jika kita buat perbandingan, jarak dari Matahari ke Planet Neptunus adalah 9,46 x 1012 meter. Bahkan jaraknya lebih jauh dari kedua ujung tata surya kita bukan? Karena itu penelitian mengenai planet yang berkemungkinan layak huni sangatlah sulit untuk dilakukan.

Tadi telah dijelaskan bahwa terdapat banyak karakteristik yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan untuk menempatkan sebuah planet dikatakan layak untuk dihuni. Menurut NASA, karakteristik-karakteristik tersebut adalah massa planet, jari-jari, orbit dan rotasi, kondisi geokimia planet, lingkungan mikro dan ekstrofil, dan faktor ekologis. Keenam karakteristik ini merujuk pada karakteristik Planet Bumi agar layak dihuni oleh manusia. Karakteristik-karakteristik tersebut juga berpengaruh pada bagaimana suhu planet, aliran energi yang ada diplanet, daur air dan mineral yang ada di planet. Dengan begitu, kehidupan yang layak bisa terbetuk, tidak hanya untuk manusia, namun untuk mahluk hidup lain.

Sumber gambar : https://wallpaperaccess.com/mars

Mungkin sebagian dari kalian sering mendengar mengenai rencana manusia untuk tinggal di Planet Mars. Setelah membaca informasi-informasi di atas, kalian mungkin akan merasa bahwa Mars tidak cocok untuk dihuni. Pernyataan kalian tidak sepenuhnya benar dan tidak sepenuhnya salah. Mars memang tidak memiliki karakteristik yang sama dengan Bumi, tetapi tetap berkemungkinan untuk layak dihuni dengan banyak penyesuaian. Atmosfir di Mars berbeda jauh dengan Bumi karena mengandung 95% karbondioksida. Selain itu, kondisi tanah di Mars yang mengandung logam dalam jumlah sangat besar. Walaupun baru-baru ini peneliti menemukan bahwa Mars memiliki kandungan air, namun tetap saja akan butuh banyak sekali teknologi dan penyesuaian jika manusia ingin tinggal di Mars.

Nah, kira-kira seperti itu informasi mengenai planet lain yang berkemungkinan layak dihuni oleh manusia. Kita masih sangat jauh dari kata “pasti’, karena itu penelitian lebih lanjut sangat dibutuhkan dalam topik ini. Teman-teman pejuang prestasi yang menyukai Astronomi sangat boleh untuk belajar dan bercita-cita ingin melanjutkan penelitian terkait topik ini, loh!

Referensi :

  1.  “The Goldilocks Zone”. NASA. 2 October 2003. Dikutip pada 7 Juli 2020.
  2. “Goal 1: Understand the nature and distribution of habitable environments in the Universe”. Astrobiology: Roadmap. NASA. Dikutip pada 7 Juli 2020.
  3. “Habitable Exoplanets Catalog”. University of Puerto Rico at Arecibo. 2015. Dikutip pada 7 Juli 2020.

Penulis : Muhammad Fairuziko Nurrajab
Editor: Putri Indy Shafarina

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan Akses Artikel Exclusive Lebih Dulu

Dapatkan Akses Artikel Exclusive Lebih Dulu

Mari bergabung bersama ribuan pembaca Ilumina dengan mendaftarkan alamat email kamu. Ssst.. Gratis, hanya buat kamu!

Langkah yang tepat! Kamu telah membuka jendela untuk melihat dunia dengan lebih baik!