Hari Ini:23 February, 2021

Klasik, Modern, dan Implementasi Fisika

Sir Isaac Newton did his best work while working from home during ...
Sir Isaac Newton
(Encyclopedia Britannica)

Halo, Pejuang Prestasi!

Kali ini Ilumina akan membahas soal implementasi fisika yang kebanyakan orang pikir itu super susah. Katanya, fisika itu adalah salah satu cabang ilmu terpayah, tergabut, dan terendah. Benar nggak, sih? Contohnya, kayak tabung yang bocor bukannya ditambal malah dihitung!

Meskipun begitu, ilmu fisika telah memberikan banyak kemudahan untuk kita, loh! Salah satunya, kegiatan menimba air dengan cara jadul menggunakan katrol sampai modern yang tinggal putar. Kegiatan tersebut menggunakan prinsip fisika, seperti cara kerja mesin dan cara membangkitkan kerja dari sebuah sistem yang bersumderdaya listrik. Perhatikan gambar berikut.

Animasi prinsip kerja pompa tangan.
(Wikimedia)

Gambar di atas adalah penggambaran sederhana dari proses keran air yang memakai prinsip tekanan dalam fisika untuk bekerja. Itu hanya satu dari banyak hal lain yang memerlukan teori fisika di dalamnya.

Cara kerja keran air tercipta dari inovasi hukum dasar fisika yang diintegrasikan, seperti gambaran soal OSN Fisika pada umumnya, yang mampu melahirkan sebuah konsep penting dalam kehidupan sehari-hari.

Fisika pada dasarnya terbagi menjadi dua garis besar, yaitu fisika klasik dan fisika modern.

Ilustrasi Fisika Klasik
(Wikimedia)
Ilustrasi Fisika Modern
(Wikimedia)

Fisika klasik merupakan bahasan yang secara umum digemari oleh peserta olimpiade karena menurut mereka, fisika klasif masih dapat dibayangkan bagaimana benda atau sistem bekerja. Pada klasik, benda yang dibahas masih relatif mudah, dibandingkan dengan fisika modern yang berfokus pada partikel, atom, teori modern para ahli fisika, seperti Relativitas Einstein, dsb.

Fisika modern lahir karena fisika klasik yang tidak dapat dipakai dalam memecahkan permasalahan yang dinamis dan terus mengalami kontradiksi antarhukum dasar yang biasanya saling berkaitan dan juga membenarkan.

Oleh karena itu, jika kamu mau mendapatkan Noble Physics, kamu cukup perlu melanggar hukum fisika yang ada dan membuat kontradiksi antarhukumnya saja. Namun, jangan lupa, kamu harus dapat membuktikan apa yang kamu lakukan baik secara teori maupun prakteknya. Mudah bukan?

Sir Isaac Newton
(Art UK)

Setelah mengetahui gambaran sederhana tentang fisika dan implementasinya, jangan ragu lagi untuk mendalami fisika, ya! Untuk menekuninya kamu memerlukan tekat yang kuat dan rajin dalam mempelajari dasar-dasar fisika.

Mari kita lihat Isaac Newton, kalau ia tidak mau ambil pusing soal apel yang jatuh di atas kepalanya, kita tidak akan dapat menikmati segala kecanggihan mesin yang memudahkan keseharian kita. Mesin-mesin tersebut menggunakan hukum Newton sebagai dasarnya. Newton dengan rasa keingintahuannya yang besar berhasil menciptakan sebuah perubahan yang jauh lebih besar lagi.

Sir Isaac Newton keren, kan? Kamu juga bisa menjadikan Newton teladan dalam menekuni fisika. Tenang, fisika nggak serumit kisah asmara kamu dengan doi, kok! Hihi.

Penulis: Baihaqi Hakim
Editor: Putri Indy Shafarina

3 Comments

  1. Sir Isaac Newton Reply

    I died a virgin apparently… despite me being one of the most important humans to have lived Idea from Nathan

    1. Anonim

      Akwkwkwkwkd lawak lo kek, memang dah cinta lebih rumit dari pada kalkulus kan kek 🙁

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan Akses Artikel Exclusive Lebih Dulu

Dapatkan Akses Artikel Exclusive Lebih Dulu

Mari bergabung bersama ribuan pembaca Ilumina dengan mendaftarkan alamat email kamu. Ssst.. Gratis, hanya buat kamu!

Langkah yang tepat! Kamu telah membuka jendela untuk melihat dunia dengan lebih baik!